BCA Resmi Jadi Penyalur Pembiayaan Rumah Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah


GlobalReview-Jakarta-Sejarah tercipta di industri properti tanah air, untuk kali pertama penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah difasilitasi oleh Bank Swasta. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi bank pertama di Indonesia setelah secara resmi meneken perjanjian kerjasama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebagai penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Baca juga:Summarecon Persembahkan The Gading Archive, Selebrasi Rasa dan Penghormatan Bagi Pelaku Kuliner Pembentuk Identitas Cita Rasa di Kelapa Gading

Prosesi penandatanganan kesepakatan kerja FLPP untuk MBR tersebut dilakukan pada Jum’at, 23 Mei 2025 oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dengan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Kantor DJKN, Kementerian Keuangan, Jakarta.

Sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, BCA diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat luas untuk memiliki rumah layak huni yang berkualitas. Hingga Kuartal I Tahun 2025 realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 53.874 unit, naik sekitar 1.173,92 persen atau 11 kali lipat dari kuartal I tahun 2024.

Baca juga:Erick Thohir bertemu Dubes Kanada Bahas Perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement

Menteri PKP Maruarar Sirait yang menyaksikan secara langsung MoU antara BCA dan BP Tapera di Kantor DJKN Kementerian Keuangan, Jakarta berterimakasih kepada BCA dan berharap jajaran pimpinan di Kementerian PKP dan BP Tapera untuk memperluas pasar perumahan dengan menggandeng lebih banyak bank-bank swasta lainnya dalam penyaluran FLPP.

“Terimakasih kepada Presiden Komisaris BCA yang telah ikut dalam penyaluran FLPP. BCA adalah bank dengan aset sebesar Rp 1.400 triliun, dan menjadi bank swasta terbesar di Indonesia. Dengan jaringan BCA seluruh Indonesia tentu akan memperluas penyaluran FLPP.Kalau ini BCA mulai dengan seribu unit saya yakin dari seribu unit ini bisa naik berpuluh-puluh kali,” ujar Maruarar.

Baca juga:Kampus Unggul Universitas Borobudur Sukses Gelar International Conference on Law, Social Science, Economics, and Education 2025

Saat ini selain BCA juga sudah banyak bank-bank swasta yang sudah mulai masuk dan berminat menyalurkan FLPP misalnya Bank Nobu dan Bank Artha Graha. Selama ini, bank penyalur FLPP hanya berasal dari Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti BRI, BTN, Mandiri dan BNI.

Terkait dengan komitmen dan jumlah target FLPP oleh BCA, Maruarar mengatakan perlu didetailkan oleh BP Tapera. Namun Menteri yang biasa dipanggil Ara ini juga optimistis FLPP bisa terlampaui.

Baca juga:Swiss-Belresort Dago Heritage Persembahkan Resepsi PernikahanSemi Outdoor Romantis Berlatar Belakang Pemandangan Indah Kota Bandung

“Saya juga optimis FLPP untuk 350.000 bisa kita lewati. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak. Saat ini selain bank penyalur FLPP yang perlu disiapkan adalah developer dan konsumen dan lahannya. Bank BCA sebagai bank penyalur tentu sudah pelajari skemanya,” kata Ara.

Ditempat yang sama usai MoU, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengaku senang bisa dilibatkan oleh Menteri PKP dalam penyaluran FLPP. Menurut Jahja, program 3 Juta Rumah perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk perbankan.

“Program 3 Juta Rumah merupakan program Presiden Prabowo yang harus di dukung semua pihak. Ini merupakan upaya meningkatkan harkat hidup orang banyak khususnya MBR tapi yang memiliki kemampuan untuk membayar angsuran,”jelas Jahja.

Baca juga:Panglima TNI Berikan Arahan Aparat Kewilayahan Jajaran Kodam V/Brawijaya

Jahja mengungkapkan selama ini memang belum pernah menjadi bank penyalur FLPP. Meski begitu BCA berminat untuk mendukung program 3 juta rumah.

“Memang kita belum berpengalaman, tapi kita mau belajar, karena segala sesuatu kan kita mulai dari awal, kita harus belajar, melihat dari segi kemungkinan untuk membantu masyarakat dan ikut partisipasi dalam kegiatan yang sangat positif ini,”ungkap Jahja.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *