
GlobalReview-Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengapresiasi sejumlah pihak yang mengusulkan namanya menjadi bakal cawapres. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut nama Muhadjir sebagai salah satu bakal cawapres untuk mendampingi bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto.
Baca juga: Kemenko PMK Dorong Penuh Pengakuan UNESCO terhadap Reog Ponorogo
“Intinya, saya mau fokus saja menjadi menko PMK sampai selesai,” kata Menko Muhadjir usai acara The Thirtieth Meeting of The Asean Socio-Cultural Community (ASCC) di Jakarta, Selasa (29/8/2023).
Baca juga: Atasi Polusi Udara, Menkes Ajak Masyarakat Gunakan Kendaraan Umum
Menko Muhadjir menyampaikan bahwa bukan hanya namanya yang disebut dan belum tentu dirinya yang akan dicalonkan sebagai bakal cawapres.
Baca juga: Menkes Budi: Pentingnya pengelolaan penyakit COVID-19 jangka panjang
Muhadjir menyebutkan sejumlah pihak telah mencoba berkomunikasi dengannya. Namun, dia enggan menyebutkan siapa saja pihak yang dimaksud. Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa dirinya tidak boleh terikat secara langsung dengan partai politik karena masih terikat sebagai pengurus PP Muhammadiyah yang tidak membolehkan pengurusnya menjadi anggota partai politik. “Jadi bukan urusan siap atau tidak siap, persoalanya adalah jadi atau tidak. Masih isu kan?” ujar Muhadjir Effendy. *
