Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han Bertemu Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, S.E., M.M Bahas Pengurusan Administrasi Lapangan Terbang Aju Era Operasi Dwikora

Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han (seragam TNI AU memegang tugu) bersama jajaran dan staf Pemkab Lamandau saat meninjau lokasi bekas Lapangan Terbang Aju di Desa Penyombaan, Kecamatan/Foto: Istimewa

GlobalReview-Jakarta-Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han., didampingi para Kepala Dinas (Kadis) dan staf Lanud Iskandar melakukan kegiatan audiensi ke Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, S.E., M.M., di Kantor Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Komisaris Summarecon, Liliawati Rahardjo Kembali Beli 5,5 Juta Lembar Saham SMRA

Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Hal ini mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dan sinergis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Audiensi yang dilaksanakan pada Senin, 12/1/2026, kata Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han adalah dalam rangka silaturahmi sekaligus sebagai tindak lanjut pengurusan administrasi tanah Lapangan Terbang Aju. Tanah lapangan terbang tersebut, merupakan peninggalan Operasi Dwikora, milik TNI Angkatan Udara seluas kurang lebih 72 hektar yang berada di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Garuda Indonesia Group Selesaikan Fase Peak Season Nataru 2025/2026 dengan Mengangkut 1,5 Juta Penumpang

“Lahan tersebut merupakan aset strategis TNI AU yang memiliki nilai historis dan strategis, karena pada masa Operasi Dwikora digunakan sebagai Lapangan Terbang Aju bagi pesawat Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI),” kata Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto kepada Redaksi, Sabtu, 17/1/26.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Lamandau dapat memberikan dukungan dan sinergi dalam proses penertiban, pengamanan, serta penyelesaian administrasi aset negara milik TNI AU, yang tengah diperkuat status pengamanan dan legalitasnya.

Baca juga: Tangani Kusta sejak Dini, Menkes: Obatnya gratis

“Sehingga ke depan (lahan) dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat guna sesuai dengan peruntukannya, untuk kepentingan pertahanan maupun mendukung pembangunan daerah serta memastikan legalitas aset negara terlindungi dengan baik,” jelas Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto.

Baca juga: Puskesau Siapkan Program Flying Specialist dan Mental Health Bagi Prajurit TNI AU

Terkait audiensi tersebut, Rizky Aditya menyambut baik kunjungan Danlanud Iskandar beserta rombongan. Dirinya menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk mendukung proses koordinasi lintas sektor dan mempercepat proses penyelesaian administrasi aset TNI AU, sekaligus memperkuat kerja sama antara TNI AU dan pemerintah daerah demi kepentingan bersama.

“Sinergi ini penting, bukan hanya untuk pembangunan daerah, tetapi juga untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI di wilayah Lamandau,”ungkap Rizky Aditya.

Baca juga: Penguatan Kapasitas Produksi Kesehatan Nasional

Usai audiensi, rombongan Danlanud Iskandar didampingi staf Pemerintah Lamandau melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi lahan bekas Lapangan Terbang Aju yang digunakan pada masa Operasi Dwikora tahun 1964.

Dalam kesempatan peninjauan tersebut juga dilakukan pengecekan patok-patok penanda aset sebagai langkah konkret memastikan kejelasan status tanah negara milik NI Angkatan Udara di wilayah tersebut.*