Komisaris Summarecon, Liliawati Rahardjo Kembali Beli 5,5 Juta Lembar Saham SMRA

Klaster premium Soultan Island milik Summarecon yang dirancang secara eksklusif oleh Thomas B. Elliot, arsitek kelas dunia banyak diminati konsumen/Foto: Istimewa

GlobalReview-Jakarta- Setelah sebelumnya, pada Desember 2025, membeli saham PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) sebanyak 13,06 juta lembar saham, Komisaris Summarecon Liliawati Rahardjo kembali melakukan pembelian saham perusahaan pengembang perumahan berkode emiten SMRA.

Baca juga: Summarecon Catat Marketing Sales Rp5,52 Triliun di Tahun 2025, Melebihi Target

Berdasarkan catatan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 13 Januari 2026, dikutip Redaksi, Sabtu, 17/1/26, kepemilikan saham Liliawati Rahardjo adalah sebanyak 943,50 juta lembar SMRA atau setara dengan 5,72% dari total saham SMRA. Kali ini Liliawati Rahardjo membeli sebanyak 5,5 juta lembar saham SMRA.

Baca juga: Garuda Indonesia Group Selesaikan Fase Peak Season Nataru 2025/2026 dengan Mengangkut 1,5 Juta Penumpang

Secara Year to Date (YtD) saham SMRA masih menguat di angka 6,77% menyusul harganya yang berkisar Rp410 perlembar saham berdasarkan penutupan pasar pada Kamis, 15/1/26. Mendapatkan sentimen pasar yang positif mengingat SMRA baru saja membukukan marketing sales sebesar Rp5,52 triliun di tahun 2025. Naik secara tahunan sebesar 27% dari angka target progresif yang sebesar Rp5 triliun. Capaian ini juga menunjukan realisasi sekitar 11% lebih tinggi dari target yang ditetapkan perseroan.

Baca juga: Tangani Kusta sejak Dini, Menkes: Obatnya gratis

Meningkatnya marketing sales SMRA dikutip dari Stockbit, dipengaruhi performa positif penjualan produk properti residensial. Rumah tapak mencapai 74%, ruko sebesar 17%, kavling tanah sebanyak 7% dan apartemen sebanyak 2%. Sedangkan untuk produk properti komersil hanya membukukan 0,1% dari marketing sales selama 2025.*