GlobalReview-Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyampaikan empati dan perhatian mendalam atas gangguan komunikasi yang terjadi di wilayah Papua Selatan akibat putusnya kabel laut. Pemerintah memahami kondisi ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat, layanan publik, serta kelancaran komunikasi keluarga dan dunia usaha.
Baca juga: YLKI Audiensi ke BULOG: Edukasi Konsumen Jadi Pilar Implementasi Inpres 6/2025
Menkopolkam, Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, dalam keterangannya kepada Redaksi dikutip Sabtu, 23/8/25 menegaskan bahwa pemerintah bersama operator telekomunikasi dan tim teknis telah bergerak cepat melakukan perbaikan. Peralatan dan tenaga ahli dikerahkan agar akses komunikasi segera pulih kembali.
“Kami menghimbau masyarakat tetap tenang, bersabar, dan memberi ruang bagi tim teknis untuk bekerja maksimal. Pemerintah tidak tinggal diam, dan terus berupaya semaksimal mungkin agar layanan komunikasi di Papua Selatan segera kembali beroperasi normal,” ujar Budi Gunawan.
Baca juga: Ketua Umum GCP Sesali Immanuel Ebenezer Sudah Rusak Kepercayaan Prabowo
Budi Gunawan menekankan bahwa Kemenko Polkam terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, TNI, Polri, serta para operator telekomunikasi untuk mempercepat proses pemulihan.
“Jalur komunikasi alternatif juga tengah disiapkan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terlayani selama perbaikan berlangsung,”jelas Budi Gunawan, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan pemuda Papua Selatan, untuk tetap menjaga suasana agar tetap kondusif.
“Selama masa perbaikan ini, sekiranya kita tetap bersatu dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang menyesatkan. Perbaikan akan terus diakselerasi. Negara tidak akan membiarkan rakyatnya berada dalam kesulitan. Mari kita jaga semangat kebersamaan dan saling mendukung dalam menghadapi situasi sementara ini,”pungkas Budi Gunawan. *












