GlobalReview-Kuala Lumpur-Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong hari ini, Kamis, 17/25 memimpin pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN–Australia Post Ministerial Conference (PMC). Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama strategis ASEAN–Australia dalam menjawab tantangan kawasan secara kolektif dan proaktif, sejalan dengan implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045.
Baca juga: Tamasya Jadi Syarat PROPER, Kemendukbangga MoU dengan KemenLH/BPLH dan Ormas
Sebagai negara koordinator kemitraan ASEAN–Australia, Indonesia menegaskan komitmen untuk terus mendorong kerja sama yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan kawasan dan global.
“Ke depan, ASEAN dan Australia harus terus bahu-membahu menghadapi ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global. Kolaborasi yang erat akan menjadi kunci dalam mewujudkan kawasan yang stabil, inklusif, dan sejahtera,” ujar Sugiono.
Baca juga:Indonesia dan AS Sepakati Langkah Lanjutan Negosiasi Tarif Resiprokal
Sugiono juga menekankan pentingnya stabilitas kawasan, dan menekankan perlunya kerja sama konkret di bidang maritim, termasuk pencegahan konflik dan penyelesaian damai sengketa sesuai hukum internasional.
“Stabilitas kawasan tidak bisa dipandang remeh. ASEAN dan Australia harus memperkuat kerja sama maritim dan komitmen terhadap tatanan hukum internasional,” tegas Sugiono.
Baca juga:Summarecon Berikan Beasiswa Pendidikan ke Tzu Chi Indonesia
Selain isu strategis kawasan, pertemuan membahas penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan hubungan antar masyarakat. Menlu Sugiono menyoroti pentingnya optimalisasi perjanjian perdagangan seperti AANZFTA dan RCEP sebagai instrumen pemulihan dan ketahanan ekonomi kawasan.
“ASEAN dan Australia perlu memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan dan inklusif, untuk menjawab tantangan global ke depan,” lanjutnya.
Baca juga:Hati-Hati, Main Layang-layang dekat Runway Bandara Bisa Dipidana dan Denda
Pertemuan ASEAN-Australia PMC menghasilkan Joint Statement on ASEAN and Australia’s Shared Future. Deklarasi Bersama tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan strategis jangka panjang dan dalam mendukung pencapaian visi bersama ASEAN 2045.
Australia merupakan mitra dialog pertama ASEAN dan telah menjalin kerja sama selama lebih dari lima dekade. Peran strategis Australia dinilai penting dalam mendukung upaya ASEAN membangun arsitektur kawasan Indo-Pasifik yang terbuka, damai, dan berbasis aturan.*













