GlobalReview-Jakarta-Aplikasi telehealth KlikDokter dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) jalin kolaborasi sinergis untuk bersama-sama mendukung terciptanya Indonesia Sehat. Komitmen kerjasama ini ditandai dengan penandatangan nota kesepakatan kerjasama (Memorandum of Understanding-MoU) yang di dalamnya mencakup edukasi dan kampanye kesehatan bagi masyarakat.
MoU ini tandatangani oleh CEO KlikDokter, Hendra Tjong dan Sekjen IDI dr. Ulul Albab, Sp.OG bertempat di Kantor PB IDI di Gedung Dr. R. Soeharto di Jakarta Pusat.
Kampanye kesehatan ini diharapkan akan dapat memberikan informasi dan edukasi yang tepat, sehingga dapat menekan kasus penyakit menular dan tidak menular, menurunkan pembiayaan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
“Kemitraan KlikDokter dengan IDI sebenarnya sudah terjalin cukup lama, tetapi hari ini menjadi sangat istimewa karena menjadi momen pembuktian komitmen berkelanjutan kedua pihak untuk melakukan kegiatan edukasi kesehatan. Tentunya kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, sehingga Indonesia Sehat dapat segera terwujud,” ungkap Hendra Tjong dalam keterangan tertulisnya.
dr. Ulul Albab menyambut antusias kerjasama ini. “Dengan era 4.0 menuju 5.0, masyarakat sudah lebih mudah mendapatkan akses untuk segala informasi. Tapi khusus terkait dengan informasi kesehatan, kami ingin masyarakat mendapatkan informasi dari sumber yang benar dan tepat.
IDI sepakat dengan KlikDokter akan hal ini. Kami ingin hoax dan informasi salah tentang kesehatan bisa kita hindarkan. Dan kalau kita berbicara tentang informasi kesehatan, jelas narasumber valid berasal dari pelaku kesehatan itu sendiri,” jelas dr. Ulul Albab.
“Harapan kami tentunya informasi bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Karena di era sekarang harus borderless, tidak ada lagi sekat-sekat terkait pemberian informasi. Sehingga IDI dengan KlikDokter sama-sama mendorong bahwa informasi itu tidak hanya untuk mereka yang punya akses saja, tapi juga untuk yang ada di pelosok nusantara dan dengan berbagai cara,” tambah dr. Ulul Albab.
Melalui kesepakatan ini, KlikDokter dan IDI juga akan melaksanakan kegiatan CME (Continuing Medical Education), melakukan pembaruan informasi atau dokumen guna menunjang program kerja sama Kampanye Kesehatan, dan membuat panduan Satuan Kredit Profesi (SKP) untuk setiap program edukasi.
“Kerjasama dengan IDI selaras dengan visi KlikDokter untuk menjadi layanan kesehatan digital terintegrasi, terdepan, dan mudah digunakan. Harapannya dengan berbagai program yang akan kami jalankan bersama IDI, akan semakin mendorong akselerasi terciptanya Indonesia Sehat,” tutup Hendra.*













